Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Kartini, RSUD Jombang Dorong Transformasi Kualitas Tenaga Medis Perempuan Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang

Wamen Lingkungan Hidup Resmikan SPKUA Di Kabupaten Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Terobosan baru kembali dilakukan Kabupaten Jombang. Kali ini Jombang telah memiliki Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Ambien (SPKUA) setelah diresmikan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, pada Jumat (13/12/2024) siang.

Kehadiran SPKUA tersenut tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara di Jombang dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Sebagaimana disampaikan oleh Direktur Pengendalian Pencemaran Udara Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Ir. Sinta Saptarina Soemiarno M.Si, SPKUA akan berperan penting dalam memantau kualitas udara di Jombang secara real-time. Data yang diperoleh dari SPKUA dapat digunakan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak pencemaran.

“Selain itu, data ini juga akan dibagikan kepada masyarakat sehingga mereka dapat mengetahui kondisi udara di lingkungan sekitar dan turut serta dalam menjaga lingkungan”, tuturnya.

SPKUA dilengkapi dengan teknologi canggih yang mampu memantau kualitas udara secara real-time. Parameter yang diukur meliputi partikulat matter (PM2.5 dan PM10), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan karbon monoksida (CO). Data yang diperoleh akan ditampilkan secara publik melalui platform online, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kualitas udara secara mudah dan transparan.

“Keberadaan SPKUA akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Jombang. Pertama, data kualitas udara yang akurat dapat digunakan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara. Kedua, masyarakat dapat memantau kondisi udara di lingkungan sekitar dan mengambil tindakan pencegahan jika diperlukan, misalnya dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat tingkat polusi tinggi. Ketiga, SPKUA dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas udara”, urainya.

Namun demikian, meskipun SPKUA telah beroperasi, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam upaya menjaga kualitas udara di Jombang. Salah satu tantangan utama adalah pertumbuhan industri dan kendaraan bermotor yang dapat meningkatkan emisi gas buang.

“Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya bersama dari semua pihak, Pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha”, pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo M.M dalam sambutannya atas nama pribadi, masyarakat, dan pemerintah Kabupaten Jombang, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup atas perhatian, fasilitasi, dan pendampingan yang telah diberikan sepanjang tahun 2024 ini.

“Dukungan tersebut telah membantu kami menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Jombang. Selama satu tahun terakhir, berbagai bantuan telah diberikan sejalan dengan reward atas prestasi yang diraih oleh pemerintah Kabupaten Jombang dalam pengelolaan lingkungan hidup”, tutur Pj Bupati Jombang didampingi Kadis Lingkungan Hidup Jombang, Miftahul Ulum, ST, MSi. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Hari Kartini, RSUD Jombang Dorong Transformasi Kualitas Tenaga Medis Perempuan

21 April 2026 - 18:21 WIB

Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang

19 April 2026 - 11:03 WIB

Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN

18 April 2026 - 11:18 WIB

Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas

17 April 2026 - 13:54 WIB

Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

17 April 2026 - 13:49 WIB

Trending di Berita