Krisnanews.id – Jombang – Akhirnya tujuh fraksi DPRD Kabupaten Jombang menyatakan setuju atas pengesahan Perda Pertanggungjawaban APBD 2024 dalam rapat paripurna Rabu (28/05/2025). Namun demikian, para wakil rakyat tersebut memberikan sejumlah masukan yang konstruktif dan membangun untuk roda pemerintahan kabupaten Jombang ke depan.
Tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut, antara lain, Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanuddin Yazid, jajaran forkopimda dan Sekdakab Jombang Agus Purnomo. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji tersebut berlangsung dengan tertib, lancar dan kondusif.
Rapat paripurna tersebut diawali dengan penyampaikan pendapat masing-masing fraksi atas jawaban Bupati Jombang tentang Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2024.
Pandangan fraksi tersebut diawali dari perwakilan Fraksi Partai Demokrat yang disampaikan Heri Purwanto, dilanjutkan dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) oleh Maya Novitasari, lalu Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh Taufiqi Fakkaruddin Assilahi atau Gus Fiqi, dan berikutnya pandangan akhir dari fraksi PKS dan Nasdem.
Menyusul pandangan dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Machin, serta Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) oleh Anas Burhani. Kemudian dipungkasi oleh pandangan akhir fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang dibacakan oleh Dodit Eko Prasetyo.

Setiap perwakilan fraksi menyatakan setuju atas pengesahan Perda Pertanggungjawaban APBD 2024. Para wakil rakyat tersebut, juga memberikan masukan membangun untuk kepemimpinan Bupati Jombang yang baru, Warsubi.
Salah satunya, Anas Burhani mewakili Fraksi PKB memberikan catatan tentang tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) agar mengedepankan efektifitas. Sehingga menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Selain itu, Pemkab Jombang diharapkan bisa memaksimalkan pendapatan dari APBD untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU),’’ ujar dia.
Hal senada juga disampaikan oleh Fraksi PDIP Dodit Eko Prasetiyo. Ia meminta Pemkab Jombang untuk memperhatikan keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih berkembang dan berkelanjutan.
”Pemkab Jombang harus punya strategi yang inovatif untuk mendorong perkembangan UMKM Jombang agar naik kelas,’’ paparnya.
Saat tiba gilirannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi atas sinergitas dari jajaran DPRD Jombang dalam mengawal roda pemerintahan di Kabupaten Jombang.
”Semoga dengan sinergitas ini dapat menjadikan Kabupaten Jombang semakin maju dan berkembang,’’ tutup Warsubi. (Kr)











