Menu

Mode Gelap
Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang RDP Komisi A DPRD Jombang Bahas CFD Mojoagung, Soroti Dampak Arus Lalu-Lintas dan Potensi UMKM

Bupati Warsubi Istighosah Bersama GP Ansor, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang, Warsubi, menghadiri acara Istighosah Bersama untuk Bangsa yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor setempat. Acara yang digelar di Sekretariat PC GP Ansor Jombang pada Minggu (31/08/2025) malam tersebut merupakan respon spiritual dan moral terhadap situasi nasional yang diwarnai kerusuhan akibat gelombang unjuk rasa beberapa hari terakhir.

Bupati Warsubi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebut kabupaten Jombang sebagai barometer ketenangan di tengah situasi nasional yang rawan.

“Selama Jombang damai, insyaallah akan menular ke daerah lain. Jangan mudah terprovokasi. Kita bersama-sama membangun Jombang dan Indonesia agar masyarakat makin sejahtera,” ujar Bupati Warsubi.

Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi yang biasa disapa Gus Fiqi menambahkan, bahwa kegiatan tersebut adalah instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor. Ia menegaskan kesiapan kader Ansor dan Banser untuk membantu TNI-Polri dan Pemkab dalam menjaga kondusifitas wilayah Jombang.

“Kita tidak ingin NKRI ini tercerai-berai. Kita siap siaga mendukung TNI-Polri dan Pemkab Jombang jika dibutuhkan, dan berkomitmen menjaga Jombang agar tetap kondusif,” tegas Gus Fiqi.

Cucu mantan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab tersebut juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu ojek online (ojol) korban tewas dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Wakil Ketua PCNU Jombang, KH M. Haris Munawir mengingatkan, bahwa Jombang akan tetap aman selama ulama dan umara (pemerintah) bergandengan tangan.

Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan biarkan satu titik api menyala di Jombang. Kita harus bareng-bareng jaga ketenangan di kota santri ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam insiden wafatnya Affan Kurniawan sedang berproses. Ia menegaskan bahwa Polri tidak anti terhadap penyampaian aspirasi yang damai.

“Keamanan adalah hak azasi. Kalau suasana tidak aman, semuanya rugi. Ekonomi tidak berputar, sekolah terganggu, ibadah tidak khusyuk. Maka mari kita jaga bersama,” pungkas Kapolres asal Padang Sumatera Barat tersebut. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang

19 April 2026 - 11:03 WIB

Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN

18 April 2026 - 11:18 WIB

Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas

17 April 2026 - 13:54 WIB

Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

17 April 2026 - 13:49 WIB

Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang

16 April 2026 - 11:42 WIB

Trending di Berita