Menu

Mode Gelap
Berhasil Tekan Jumlah Pengangguran, Kabupaten Jombang Diganjar Reward Rp.1 Miliar Pemerintah Pusat Fenomena Bisnis Kafe dan Restoran Marak, Komisi B DPRD Jombang Desak Bapenda Optimalkan PAD DPRD Jombang Apresiasi Capaian WTP Pemkab Jombang 13 Kali Berurutan Terobosan Baru, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pangkas Tarif Instalasi Baru Selama Juni 2026 RSUD Jombang Tegaskan Penanganan Pasien NH Sesuai Prosedur Medis, Bantah Dugaan Malpraktik Bupati Jombang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Hari Raya Idul Adha 1447 H

Bupati Warsubi Istighosah Bersama GP Ansor, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang, Warsubi, menghadiri acara Istighosah Bersama untuk Bangsa yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor setempat. Acara yang digelar di Sekretariat PC GP Ansor Jombang pada Minggu (31/08/2025) malam tersebut merupakan respon spiritual dan moral terhadap situasi nasional yang diwarnai kerusuhan akibat gelombang unjuk rasa beberapa hari terakhir.

Bupati Warsubi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebut kabupaten Jombang sebagai barometer ketenangan di tengah situasi nasional yang rawan.

“Selama Jombang damai, insyaallah akan menular ke daerah lain. Jangan mudah terprovokasi. Kita bersama-sama membangun Jombang dan Indonesia agar masyarakat makin sejahtera,” ujar Bupati Warsubi.

Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi yang biasa disapa Gus Fiqi menambahkan, bahwa kegiatan tersebut adalah instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor. Ia menegaskan kesiapan kader Ansor dan Banser untuk membantu TNI-Polri dan Pemkab dalam menjaga kondusifitas wilayah Jombang.

“Kita tidak ingin NKRI ini tercerai-berai. Kita siap siaga mendukung TNI-Polri dan Pemkab Jombang jika dibutuhkan, dan berkomitmen menjaga Jombang agar tetap kondusif,” tegas Gus Fiqi.

Cucu mantan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab tersebut juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu ojek online (ojol) korban tewas dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Wakil Ketua PCNU Jombang, KH M. Haris Munawir mengingatkan, bahwa Jombang akan tetap aman selama ulama dan umara (pemerintah) bergandengan tangan.

Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan biarkan satu titik api menyala di Jombang. Kita harus bareng-bareng jaga ketenangan di kota santri ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam insiden wafatnya Affan Kurniawan sedang berproses. Ia menegaskan bahwa Polri tidak anti terhadap penyampaian aspirasi yang damai.

“Keamanan adalah hak azasi. Kalau suasana tidak aman, semuanya rugi. Ekonomi tidak berputar, sekolah terganggu, ibadah tidak khusyuk. Maka mari kita jaga bersama,” pungkas Kapolres asal Padang Sumatera Barat tersebut. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berhasil Tekan Jumlah Pengangguran, Kabupaten Jombang Diganjar Reward Rp.1 Miliar Pemerintah Pusat

5 Juni 2026 - 14:49 WIB

Fenomena Bisnis Kafe dan Restoran Marak, Komisi B DPRD Jombang Desak Bapenda Optimalkan PAD

4 Juni 2026 - 12:00 WIB

DPRD Jombang Apresiasi Capaian WTP Pemkab Jombang 13 Kali Berurutan

4 Juni 2026 - 08:20 WIB

Terobosan Baru, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pangkas Tarif Instalasi Baru Selama Juni 2026

2 Juni 2026 - 16:35 WIB

RSUD Jombang Tegaskan Penanganan Pasien NH Sesuai Prosedur Medis, Bantah Dugaan Malpraktik

1 Juni 2026 - 17:07 WIB

Trending di Berita