Menu

Mode Gelap
Dokumen Perencanaan Proyek Strategis Daerah PJU Kabuh–Tapen Senilai 1,7 Miliar, Belum Kelar Jelang Ramadan, Bupati Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Resmi Dilantik Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Ketersediaan Bahan Pokok Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Tradisi Grebeg Apem 2026 Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan HPN, PT CJI, DLH dan PWI Gelar Aksi Tanam Pohon

Bupati Warsubi Istighosah Bersama GP Ansor, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang, Warsubi, menghadiri acara Istighosah Bersama untuk Bangsa yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor setempat. Acara yang digelar di Sekretariat PC GP Ansor Jombang pada Minggu (31/08/2025) malam tersebut merupakan respon spiritual dan moral terhadap situasi nasional yang diwarnai kerusuhan akibat gelombang unjuk rasa beberapa hari terakhir.

Bupati Warsubi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebut kabupaten Jombang sebagai barometer ketenangan di tengah situasi nasional yang rawan.

“Selama Jombang damai, insyaallah akan menular ke daerah lain. Jangan mudah terprovokasi. Kita bersama-sama membangun Jombang dan Indonesia agar masyarakat makin sejahtera,” ujar Bupati Warsubi.

Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi yang biasa disapa Gus Fiqi menambahkan, bahwa kegiatan tersebut adalah instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor. Ia menegaskan kesiapan kader Ansor dan Banser untuk membantu TNI-Polri dan Pemkab dalam menjaga kondusifitas wilayah Jombang.

“Kita tidak ingin NKRI ini tercerai-berai. Kita siap siaga mendukung TNI-Polri dan Pemkab Jombang jika dibutuhkan, dan berkomitmen menjaga Jombang agar tetap kondusif,” tegas Gus Fiqi.

Cucu mantan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab tersebut juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu ojek online (ojol) korban tewas dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Wakil Ketua PCNU Jombang, KH M. Haris Munawir mengingatkan, bahwa Jombang akan tetap aman selama ulama dan umara (pemerintah) bergandengan tangan.

Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan biarkan satu titik api menyala di Jombang. Kita harus bareng-bareng jaga ketenangan di kota santri ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam insiden wafatnya Affan Kurniawan sedang berproses. Ia menegaskan bahwa Polri tidak anti terhadap penyampaian aspirasi yang damai.

“Keamanan adalah hak azasi. Kalau suasana tidak aman, semuanya rugi. Ekonomi tidak berputar, sekolah terganggu, ibadah tidak khusyuk. Maka mari kita jaga bersama,” pungkas Kapolres asal Padang Sumatera Barat tersebut. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dokumen Perencanaan Proyek Strategis Daerah PJU Kabuh–Tapen Senilai 1,7 Miliar, Belum Kelar

19 Februari 2026 - 03:38 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras

18 Februari 2026 - 17:32 WIB

Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Resmi Dilantik

14 Februari 2026 - 15:25 WIB

Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Ketersediaan Bahan Pokok

13 Februari 2026 - 20:26 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Tradisi Grebeg Apem 2026

12 Februari 2026 - 16:34 WIB

Trending di Berita