Menu

Mode Gelap
Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang RDP Komisi A DPRD Jombang Bahas CFD Mojoagung, Soroti Dampak Arus Lalu-Lintas dan Potensi UMKM

Bupati Warsubi Bersama Ansor Jombang Kota Kampanye Safety Riding dan Ziarah Ulama

badge-check

Krisnanews.id – Jombang – Semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap para ulama ditunjukkan dalam kegiatan bertajuk “Riding to Muassis” yang digelar oleh PAC GP Ansor Jombang Kota, Minggu pagi (15/06/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan peserta dan dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin Yazid, Sekdakab Agus Purnomo, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan serta jajaran Forkopimda.

Rute riding dimulai dari Lapangan Pulo Jombang dengan mengusung kampanye safety riding. Para peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota MWCNU PAC Jombang Kota, PAC ANSOR Jombang Kota, dan Ansor Banser se Kecamatan jombang serta Fatayat dan Muslimat se kecamatan Jombang. Selain itu juga nampak hadir Gus Hikam pengasuh PP Babussalam.

Tercatat sedikitnya 200 orang yang ikut kegiatan nampak tertib dalam berlalu lintas. Yakni dengan menggunakan helm standar dan mengikuti arahan petugas pengawalan sepanjang perjalanan. Kampanye keselamatan tersebut sekaligus membawa pesan penting kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar tetap menjaga rasa aman dan tertib saat berkendara.

Akhdanil Farikhi, Ketua PAC Ansor Jombang Kota mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut untuk berziarah ke makam para muassis pondok pesantren yang menjadi tonggak pendidikan dan perjuangan di Kabupaten Jombang.

“Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, untuk berziarah ke makam para pendirinya. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke komplek makam pendiri Pondok Pesantren Tebuireng,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi sangat mengapresiasi inisiatif GP Ansor Jombang Kota dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memperkuat silaturahmi dan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan para kiai pendiri pondok pesantren.

“Ini bukan sekadar touring motor saja ya, akan tetapi juga mengandung perjalanan spiritual dan historis. Kita belajar menghargai jasa para ulama yang telah meletakkan dasar-dasar pendidikan dan kebangsaan,” ungkap Warsubi.

Warsubi juga menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan cermin keseimbangan antara spiritualitas, tradisi, dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dalam berkendara di jalanan.

“Saya sangat mengapresiasi Ansor Jombang Kota yang bisa memadukan ziarah muassis dengan kampanye keselamatan. Ini bentuk nyata menjaga nilai dan juga menjaga nyawa. Terutama pada anak-anak muda Jombang jangan hanya semangat dalam berorganisasi saja, tapi juga harus menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu-lintas. Karena itu juga bagian dari akhlak dalam bermasyarakat,” imbuhnya.

Bupati Warsubi juga berharap kegiatan tersebut bisa menjadi agenda rutin. Tidak hanya untuk menjaga silaturahmi antar organisasi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, tetapi juga untuk mempererat kembali hubungan spiritual masyarakat Jombang dengan para pendiri pondok pesantren yang menjadi tonggak sejarah bangsa.

“Jombang ini kota santri, kotanya para ulama ternama. Kalau kita rawat nilai-nilai itu dengan kegiatan positif seperti ini, saya yakin generasi muda Jombang akan menjadi pelopor kebaikan di mana pun berada,” pungkasnya.

Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid menambahkan, pentingnya generasi muda Jombang untuk selalu menjaga akhlak dan nilai-nilai tradisi pesantren.

“Ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan hari ini tidak lepas dari perjuangan para muassis. Kita wajib menjaga warisan itu dengan akhlak dan kerja nyata,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Ia menyampaikan bahwa kampanye safety riding harus terus digalakkan, terlebih dalam komunitas anak muda dan organisasi kepemudaan seperti Ansor.

“Ansor hari ini memberikan contoh bahwa berkendara itu tidak hanya soal gaya, tapi juga harus mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan,” tandasnya.

Momentum kegiatan safety riding juga diisi dengan aksi simbolik yang sarat pesan keselamatan. Yakni dalam bentuk aksi Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan secara langsung menyerahkan helm SNI kepada 10 peserta terpilih sebagai bentuk apresiasi dan pengingat pentingnya perlindungan saat berkendara.

“Ini bukan hanya kegiatan ziarah biasa. Kita ingin menanamkan nilai-nilai untuk selalu menghormati para pendiri bangsa dan ulama. Dan itu harus dibarengi dengan etika berlalu-lintas yang baik. Apalagi generasi muda hari ini sangat aktif berkendara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolres Ardi.

Dalam kegiatan “Riding to Muassis” ini, acara diakhiri dengan doa bersama dan tabur bunga di kompleks makam keluarga Gus Dur di Ponpes Tebuireng, Cukir, Jombang. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perda Jasa Konstruksi Disiapkan, Begini Respon Dinas PUPR Jombang

19 April 2026 - 11:03 WIB

Kolaborasi PWI, Disdikbud dan MKKS Jombang Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital Siswa SMPN

18 April 2026 - 11:18 WIB

Efisiensi Anggaran Pemarkaan Jalan Turun 350 Juta, Dishub Jombang Fokus Secara Parsial Pada Titik Prioritas

17 April 2026 - 13:54 WIB

Bapemperda DPRD Jombang Gelar Rakor Bahas Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

17 April 2026 - 13:49 WIB

Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang

16 April 2026 - 11:42 WIB

Trending di Berita