Menu

Mode Gelap
Komisi D DPRD Jombang Dorong Pemkab Segera Miliki Aplikasi DTSEN Akibat Data Bansos Masih Amburadul Bupati Jombang Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Tuntas Akhir Juni 2026 DPRD dan Pemkab Jombang Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi tentang Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Terobosan Baru di CFD, DPMPTSP Jombang Beri Layanan NIB Gratis Langsung Jadi Hidupkan Kembali Angdes, Dishub Jombang Siapkan Program Angkutan Sekolah Gratis pada 2027 Serap Aspirasi hingga Turun Lapangan, Dishub Jombang Evaluasi Total Layanan Angkutan Umum

Pemkab Jombang Launching Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif

badge-check

Krisnanews.id – Jombang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi meluncurkan program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif. Rabu, (4/12/2024).

Launching program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pecah kendi ini dilakukan di area parkir UPT Kawasan Wisata Religi Gus Dur.

Program ini bertujuan untuk menghubungkan nilai sejarah, budaya dan agama yang kaya di Kabupaten Jombang, khususnya di 4 (Empat) pondok pesantren besar.

Pj Bupati Jombang, Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., yang hadir bersama Forkopimda dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program ini merupakan langkah awal yang luar biasa dalam mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan religi di Jombang.

“Dengan konsep ini, kita ingin mengintegrasikan nilai sejarah, budaya, dan agama, serta memudahkan wisatawan untuk mengakses berbagai informasi terkait tokoh-tokoh besar, tempat tempat bersejarah, dan pesantren pesantren yang ada,”terangnya.

Teguh Narutomo berharap, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat sekitar pesantren melalui pengembangan UMKM.

“Melalui program ini, Pemkab Jombang berharap dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Jombang dan memperkenalkan lebih banyak potensi yang dimiliki daerah kita,”ucapnya.

Kabupaten Jombang, sebagai salah satu kota santri terbesar di Indonesia, memiliki sejarah panjang dan kaya akan tokoh-tokoh ulama besar.

Adapun diantaranya sebagai berikut: KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdul Wahab Chasbullah. Keempat pondok pesantren besar di Jombang, yakni Tebuireng, Mambaul Ma’arif Denanyar, Bahrul Ulum Tambakberas dan Darul Ulum Rejoso Peterongan, menjadi pusat pendidikan agama dan spiritual yang sangat berpengaruh.

Pj Bupati Jombang juga mengajak seluruh stakeholder untuk mengembangkan program ini secara berkelanjutan.

“Saya berharap program ini tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah kita,”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kabupaten Jombang, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Jombang, Camat se-Kabupaten Jombang, Direktur BUMD Kabupaten Jombang, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pimpinan Bank di Kabupaten Jombang, pegiat pariwisata, asosiasi pariwisata.(Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jombang Dorong Pemkab Segera Miliki Aplikasi DTSEN Akibat Data Bansos Masih Amburadul

20 Mei 2026 - 12:11 WIB

Bupati Jombang Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Tuntas Akhir Juni 2026

19 Mei 2026 - 20:41 WIB

DPRD dan Pemkab Jombang Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi tentang Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

18 Mei 2026 - 20:43 WIB

Terobosan Baru di CFD, DPMPTSP Jombang Beri Layanan NIB Gratis Langsung Jadi

18 Mei 2026 - 09:17 WIB

Hidupkan Kembali Angdes, Dishub Jombang Siapkan Program Angkutan Sekolah Gratis pada 2027

17 Mei 2026 - 12:43 WIB

Trending di Berita