Menu

Mode Gelap
Jatuh Tempo PBB-P2, Bapenda Jombang Capai Realisasi Hingga 95 Persen Buntut Pembukuan Terpisah KPRI Sejahtera Jombang, Ketua II Akui Kaget Manuver Manajer Kesaksian Sekretaris KPRI Sejahtera Jombang Sebut Temukan Pembukuan Ganda Diduga Dilakukan Manajer Ketua KPRI Sejahtera Jombang Beberkan Mekanisme Organisasi dan Ada Pembelian Tanah Tanpa Persetujuan Pengurus Bapenda Jombang Lanjutkan Program Inovatif Mampir RW, Bayar PBB Makin Mudah di Desa Banjardowo Bupati Jombang Warsubi Resmikan Gedung Baru SRT 1, Sekaligus Buka MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Pemkab Jombang Launching Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif

badge-check

Krisnanews.id – Jombang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi meluncurkan program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif. Rabu, (4/12/2024).

Launching program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pecah kendi ini dilakukan di area parkir UPT Kawasan Wisata Religi Gus Dur.

Program ini bertujuan untuk menghubungkan nilai sejarah, budaya dan agama yang kaya di Kabupaten Jombang, khususnya di 4 (Empat) pondok pesantren besar.

Pj Bupati Jombang, Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., yang hadir bersama Forkopimda dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program ini merupakan langkah awal yang luar biasa dalam mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan religi di Jombang.

“Dengan konsep ini, kita ingin mengintegrasikan nilai sejarah, budaya, dan agama, serta memudahkan wisatawan untuk mengakses berbagai informasi terkait tokoh-tokoh besar, tempat tempat bersejarah, dan pesantren pesantren yang ada,”terangnya.

Teguh Narutomo berharap, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat sekitar pesantren melalui pengembangan UMKM.

“Melalui program ini, Pemkab Jombang berharap dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Jombang dan memperkenalkan lebih banyak potensi yang dimiliki daerah kita,”ucapnya.

Kabupaten Jombang, sebagai salah satu kota santri terbesar di Indonesia, memiliki sejarah panjang dan kaya akan tokoh-tokoh ulama besar.

Adapun diantaranya sebagai berikut: KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Abdul Wahab Chasbullah. Keempat pondok pesantren besar di Jombang, yakni Tebuireng, Mambaul Ma’arif Denanyar, Bahrul Ulum Tambakberas dan Darul Ulum Rejoso Peterongan, menjadi pusat pendidikan agama dan spiritual yang sangat berpengaruh.

Pj Bupati Jombang juga mengajak seluruh stakeholder untuk mengembangkan program ini secara berkelanjutan.

“Saya berharap program ini tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah kita,”pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kabupaten Jombang, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Jombang, Camat se-Kabupaten Jombang, Direktur BUMD Kabupaten Jombang, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pimpinan Bank di Kabupaten Jombang, pegiat pariwisata, asosiasi pariwisata.(Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatuh Tempo PBB-P2, Bapenda Jombang Capai Realisasi Hingga 95 Persen

6 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Buntut Pembukuan Terpisah KPRI Sejahtera Jombang, Ketua II Akui Kaget Manuver Manajer

5 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Kesaksian Sekretaris KPRI Sejahtera Jombang Sebut Temukan Pembukuan Ganda Diduga Dilakukan Manajer

4 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Ketua KPRI Sejahtera Jombang Beberkan Mekanisme Organisasi dan Ada Pembelian Tanah Tanpa Persetujuan Pengurus

4 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Bapenda Jombang Lanjutkan Program Inovatif Mampir RW, Bayar PBB Makin Mudah di Desa Banjardowo

3 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Trending di Berita