Krisnanews.id – Jombang — Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara mudah membayar Pajak. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang. Yakni dengan kembali menggelar program jemput bola layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bertajuk “Mampir RW”.
Kali ini, posko pelayanan Bapenda Jombang hadir menyapa warga di Dusun Sendangrejo dan Dusun Gedangkeret, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, pada Kamis (16/7/2026). Program ini secara konsisten bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga di wilayah yang jauh dari lokasi kantor Bapenda Jombang maupun fasilitas pembayaran resmi. Selain itu, program ini juga untuk lebih mendekatkan proses pelayanan secara fisik ke tingkat dusun dan desa.

Untuk itu Bapenda Jombang juga menghadirkan inovasi pembayaran non-tunai melalui QRIS. Tidak sekadar menyediakan kode pemindai, tim Bapenda di lapangan juga secara aktif memberikan edukasi dan mendampingi warga, terutama para bapak-bapak dan ibu-ibu yang kurang familiar dengan teknologi digital. Tujuannya agar mereka mengetahui tentang tata cara melakukan pembayaran digital secara mandiri menggunakan ponsel pintar (smartphone).
Antusiasme yang tinggi terlihat dari warga setempat yang datang untuk memanfaatkan layanan ini. Kepala Desa Banjardowo, Syamsudin Arief yang turut meninjau langsung pelaksanaan program di posko tersebut, sangat mengapresiasi tingkat kepraktisan metode pembayaran yang ditawarkan serta sinergi yang dihadirkan.

“Saya kira program ini sangat memudahkan masyarakat, dan rasanya lebih aman karena bisa bayar langsung ke Bapenda Jombang. Masyarakat desa juga bisa membayar melalui Bank Jatim dan metode-metode lain yang sudah ada, termasuk QRIS yang sangat memudahkan masyarakat,” ungkap Kades Banjardowo yang dilantik pada 7 Januari 2021 lalu.
Lebih lanjut, Kades yang murah senyum ini juga memuji kolaborasi yang terjalin dan berharap agar kemudahan layanan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
“Harapan kami ke depannya, program jemput bola ini bisa terus dilanjutkan untuk mempermudah warga. Saya juga berharap ke depannya Bapenda dan Bank Jatim bisa terus bekerja sama dalam memberikan pelayanan ini,” imbuh Kades yang akrab disapa Arief ini ramah.
Sementara itu secara terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si mengungkapkan, melalui keberlanjutan program “Mampir RW” ini, Bapenda Jombang berharap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB dapat tercapai dengan maksimal. Di samping itu, program ini diharapkan terus mampu mengedukasi masyarakat mengenai kepraktisan bertransaksi di era digital serta pentingnya taat membayar pajak demi kelancaran pembangunan daerah.

“Pelayanannya itu bagus sekali. Kalau bayar pakai HP juga bagus dan lancar, tidak ada antrean sama sekali karena melalui QRIS. Harapannya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB bisa tercapai. Program ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang kemudahan dan pentingnya taat membayar pajak demi pembangunan daerah,” pungkas mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang ini menutup perbincangan.(Kr)
![]()











