Menu

Mode Gelap
Penyerahan SK CPNS dan Pengambilan Sumpah 23 PNS Lingkup Pemkab Jombang Sekdakab Jombang Targetkan Insentif RT/RW Cair Sebelum 10 Maret 2026 Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Jombang, Strategi Kendalikan Inflasi Kolaborasi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Pemkab Jombang dan Kejari Teken Kesepahaman Kolaborasi Bupati Jombang dan Baznas Santuni Seribu Anak Yatim, Launching ‘Jombang Berinfaq’ Rekam Jejak Samsudi: Dari Staf Lapangan hingga Menakhodai Satpol PP Jombang

SPPG Mengkuli Kewalahan MelayanI, Sempat Dua Hari Luput Tak Layani Siswa Penerima MBG

badge-check

Krisnanews.id – Lamongan – Kendati sudah berlangsung sepekan, sejak awal dilaunching awal Agustus lalu, pelayanan Makanan Bergizi Gratis, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Desa Mengkuli, Kecamatan kembangbahu, Kabupaten Lamongan perlu masih ceroboh dan tidak siap. Banyak keluhan yang mencuat, mulai dari dua hari tidak distribusi, kwalitas makanan, hingga keterlambatan jam distribusi.

Terpantau di hari terakhir pembagian MBGJumat pagi, (08/08/2025), aktivitas pembagian Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu berlangsung. Menu yang dibagikan saat itu berupa Hamburger, Susu, dan Buah. Sebagian siswa merasa senang, karena mungkin makanan jenis hamburger jarang mereka jumpai.

Namun, beberapa hari sebelumnya ada sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan. Semisal saja, dua hari siswa SDN Kedungasri tak mendapatkan jatah MBG. Selain itu banyak siswa di SDN Maor, yang sudah sejak awal berharap pembagian MBG justru kecewa, pasalnya, distribusi berlangsung tidak tepat waktu, hingga terjadi keterlambatan, dan berdampak pada kelaparan.

“Itu kalau nggak salah pas awal pembagian MBG, anak saya nunggu sampai jam satu siang, padahal mereka sudah berharap bisa menikmati pembagiannya hari itu”. Ungkap salah satu orang tua murid yang enggan sebutkan namanya.

Masih menurut penuturan orang tua murid yang sama, banyak dijumpai pula daging ayam yang basi, mengeluarkan bau tidak sedap.”kapan lalu juga ada keluhan dari anak saya dan temannya, katanya daging ayamnya mengeluarkan bau tidak sedap”. Imbuhnya.

Tidak itu saja, para murid dan orang tua juga mengeluhkan dengan kwantitas isi menu lauknya. Katanya telur dadarnya lebih banyak campuran tepungnya, “kalau di rumah bikin telur dadar itu kan murni dari telur tanpa campuran, tapi kemarin ada lauk dadar yang rasanya lebih menang tepungnya daripada telurnya”. Beber orang tua siswa lainnya.

Dengan beragam temuan ini, para orang tua yang mewakili siswa berharap, agar SPPG Mengkuli perlu melakukan evaluasi. Evaluasi secara menyeluruh, demi peningakatan kwalitas pelayanan, sehingga tidak lagi terjadi keterlambatan, maupun menu basi pada pembagian MBG berikutnya. Karena tujuan program yang dicetuskan Presiden Prabowo ini sangat bagus, dengan tujuan mencerdaskan anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045 mendatang.

SDN Doyomulyo adalah satu diantara sekian sekolah yang mendapat jatah MBG, yang dilayani oleh SPPG Mengkuli, yang berlokasi di Jalan Raya Kembangbahu, tepatnya di Dusun Pilangpinggir. Ada hampir Tiga Ribu lebih Siswa yang mendapatkan jatah MBG dari SPPG Mengkuli, dan kesemuanya tersebar di beberapa Sekolah Dasar di beberapa Desa, di Kecamatan Kembangbahu.(Harsak)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penyerahan SK CPNS dan Pengambilan Sumpah 23 PNS Lingkup Pemkab Jombang

10 Maret 2026 - 14:12 WIB

Sekdakab Jombang Targetkan Insentif RT/RW Cair Sebelum 10 Maret 2026

7 Maret 2026 - 17:46 WIB

Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Jombang, Strategi Kendalikan Inflasi

5 Maret 2026 - 20:12 WIB

Kolaborasi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Pemkab Jombang dan Kejari Teken Kesepahaman

3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Kolaborasi Bupati Jombang dan Baznas Santuni Seribu Anak Yatim, Launching ‘Jombang Berinfaq’

3 Maret 2026 - 18:30 WIB

Trending di Berita