Menu

Mode Gelap
RDP DPRD dan Disdikbud Jombang Kompak Pastikan Pengadaan Chromebook Rp.4,8 M Sesuai Prosedur dan Tanpa Fee Menko Pangan Zulhas dan Bupati Warsubi Tinjau Program MBG di Jombang Bupati Jombang Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Harmonisasi Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Jombang Apresiasi PWI, Tekankan Pentingnya Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital Bupati Jombang, Kediri, dan Nganjuk Bertemu di Simpang Mengkreng, Bahas Solusi Kemacetan Dari Sudut Desa Temuwulan, Heri Purnomo Dorong Kemajuan Peternak Lele di Jombang

Berita

Pangkas Antrean Farmasi, RSUD Jombang Luncurkan Inovasi Digital ‘Obat e-Sipeno’

badge-check


					Screenshot Perbesar

Screenshot

Krisnanews.idJombang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang resmi memperkenalkan terobosan layanan digital bertajuk Obat e-Sipeno. Inovasi ini diluncurkan sebagai solusi konkret atas keluhan klasik pasien terkait panjangnya antrean pengambilan obat di depo farmasi.

Melalui sistem ini, RSUD Jombang melakukan transformasi pelayanan dari manual menuju pemantauan berbasis data real-time. Pasien kini tidak lagi diwajibkan menunggu di area rumah sakit selama proses peracikan obat berlangsung.

Kepala Instalasi Farmasi RSUD Jombang, Apoteker Ngoli Suriani, S.Si., menegaskan bahwa pengembangan layanan kefarmasian ini tetap berpijak pada standar operasional yang ketat.

“Kami berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Seluruh proses, mulai dari perencanaan sediaan farmasi hingga distribusi dan administrasi, telah sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Ngoli dalam sesi talkshow Humas RSUD Jombang, yang dipandu langsung oleh Kasubbag Humas RSUD Jombang, Risqy Oktafriyanti yang akrab disapa Kikyo, pada Selasa pagi (03/03/2026).

Selain pengelolaan sediaan, RSUD Jombang juga memperkuat aspek farmasi klinik, termasuk edukasi penggunaan obat kepada pasien rawat jalan maupun rawat inap guna memastikan efektivitas terapi.

Sistem e-Sipeno memungkinkan pasien memantau status resep secara mandiri melalui perangkat ponsel. Prosedurnya pun dirancang ringkas:

1. Pasien menyerahkan boarding pass ke petugas di Depo BPJS.
2. Setelah menerima nomor antrean, pasien memindai (scanning) QR Code yang tertera.
3. Pasien dapat mengakses laman resmi sirs.rsudjombang untuk melihat status pengerjaan obat secara berkala.

Sistem tersebut menampilkan lima tahapan progres, mulai dari antrean proses, dispensing, labeling, obat siap, hingga status obat telah diambil.

“Dengan e-Sipeno, pasien memiliki fleksibilitas waktu. Mereka bisa meninggalkan rumah sakit untuk keperluan lain dan kembali saat sistem menunjukkan obat sudah siap. Tidak perlu lagi menunggu lama di kursi antrean,” jelas Ngoli.

Tak hanya berhenti pada pemantauan digital, RSUD Jombang juga menghadirkan inovasi Sipeno Aktif (Sistem Pengantaran Obat secara Aman dan Efektif). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Pos Indonesia untuk layanan pengantaran obat langsung ke alamat pasien.

Inovasi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan di area rumah sakit sekaligus meningkatkan indeks kepuasan masyarakat. Manajemen RSUD Jombang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan farmasi yang lebih cepat, transparan, dan memudahkan akses bagi seluruh warga Jombang. (Kr)

Loading

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RDP DPRD dan Disdikbud Jombang Kompak Pastikan Pengadaan Chromebook Rp.4,8 M Sesuai Prosedur dan Tanpa Fee

11 April 2026 - 09:52 WIB

Menko Pangan Zulhas dan Bupati Warsubi Tinjau Program MBG di Jombang

11 April 2026 - 09:47 WIB

Bupati Jombang Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Harmonisasi Perkuat Sinergi Pembangunan

10 April 2026 - 11:13 WIB

Bupati Jombang Apresiasi PWI, Tekankan Pentingnya Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital

10 April 2026 - 11:09 WIB

Bupati Jombang, Kediri, dan Nganjuk Bertemu di Simpang Mengkreng, Bahas Solusi Kemacetan

9 April 2026 - 21:03 WIB

Trending di Berita