Menu

Mode Gelap
Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang RDP Komisi A DPRD Jombang Bahas CFD Mojoagung, Soroti Dampak Arus Lalu-Lintas dan Potensi UMKM Safari Jurnalistik PWI Jombang Blusukan ke Sekolah dan Kampus, Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos Dishub Jombang Ajukan Penambahan Palang Pintu Perlintasan KA di Desa Nglele Sumobito Keren!! Empat Tahun Beruntun, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pertahankan Predikat Bintang 5 di TOP BUMD Awards RDP DPRD dan Disdikbud Jombang Kompak Pastikan Pengadaan Chromebook Rp.4,8 M Sesuai Prosedur dan Tanpa Fee

Berita

Pangkas Antrean Farmasi, RSUD Jombang Luncurkan Inovasi Digital ‘Obat e-Sipeno’

badge-check


					Screenshot Perbesar

Screenshot

Krisnanews.idJombang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang resmi memperkenalkan terobosan layanan digital bertajuk Obat e-Sipeno. Inovasi ini diluncurkan sebagai solusi konkret atas keluhan klasik pasien terkait panjangnya antrean pengambilan obat di depo farmasi.

Melalui sistem ini, RSUD Jombang melakukan transformasi pelayanan dari manual menuju pemantauan berbasis data real-time. Pasien kini tidak lagi diwajibkan menunggu di area rumah sakit selama proses peracikan obat berlangsung.

Kepala Instalasi Farmasi RSUD Jombang, Apoteker Ngoli Suriani, S.Si., menegaskan bahwa pengembangan layanan kefarmasian ini tetap berpijak pada standar operasional yang ketat.

“Kami berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Seluruh proses, mulai dari perencanaan sediaan farmasi hingga distribusi dan administrasi, telah sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Ngoli dalam sesi talkshow Humas RSUD Jombang, yang dipandu langsung oleh Kasubbag Humas RSUD Jombang, Risqy Oktafriyanti yang akrab disapa Kikyo, pada Selasa pagi (03/03/2026).

Selain pengelolaan sediaan, RSUD Jombang juga memperkuat aspek farmasi klinik, termasuk edukasi penggunaan obat kepada pasien rawat jalan maupun rawat inap guna memastikan efektivitas terapi.

Sistem e-Sipeno memungkinkan pasien memantau status resep secara mandiri melalui perangkat ponsel. Prosedurnya pun dirancang ringkas:

1. Pasien menyerahkan boarding pass ke petugas di Depo BPJS.
2. Setelah menerima nomor antrean, pasien memindai (scanning) QR Code yang tertera.
3. Pasien dapat mengakses laman resmi sirs.rsudjombang untuk melihat status pengerjaan obat secara berkala.

Sistem tersebut menampilkan lima tahapan progres, mulai dari antrean proses, dispensing, labeling, obat siap, hingga status obat telah diambil.

“Dengan e-Sipeno, pasien memiliki fleksibilitas waktu. Mereka bisa meninggalkan rumah sakit untuk keperluan lain dan kembali saat sistem menunjukkan obat sudah siap. Tidak perlu lagi menunggu lama di kursi antrean,” jelas Ngoli.

Tak hanya berhenti pada pemantauan digital, RSUD Jombang juga menghadirkan inovasi Sipeno Aktif (Sistem Pengantaran Obat secara Aman dan Efektif). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Pos Indonesia untuk layanan pengantaran obat langsung ke alamat pasien.

Inovasi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan di area rumah sakit sekaligus meningkatkan indeks kepuasan masyarakat. Manajemen RSUD Jombang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan farmasi yang lebih cepat, transparan, dan memudahkan akses bagi seluruh warga Jombang. (Kr)

Loading

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Warsubi Gelar Silaturahim dan Serahkan Insentif untuk 6.500 Guru TPQ se Jombang

16 April 2026 - 11:42 WIB

RDP Komisi A DPRD Jombang Bahas CFD Mojoagung, Soroti Dampak Arus Lalu-Lintas dan Potensi UMKM

16 April 2026 - 11:36 WIB

Safari Jurnalistik PWI Jombang Blusukan ke Sekolah dan Kampus, Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos

16 April 2026 - 08:37 WIB

Dishub Jombang Ajukan Penambahan Palang Pintu Perlintasan KA di Desa Nglele Sumobito

16 April 2026 - 08:18 WIB

Keren!! Empat Tahun Beruntun, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pertahankan Predikat Bintang 5 di TOP BUMD Awards

14 April 2026 - 16:09 WIB

Trending di Berita