Menu

Mode Gelap
Dokumen Perencanaan Proyek Strategis Daerah PJU Kabuh–Tapen Senilai 1,7 Miliar, Belum Kelar Jelang Ramadan, Bupati Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Resmi Dilantik Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Ketersediaan Bahan Pokok Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Tradisi Grebeg Apem 2026 Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon dan HPN, PT CJI, DLH dan PWI Gelar Aksi Tanam Pohon

Kabupaten Ngawi, Masuk Jajaran 5 Besar Investasi Tertinggi di Jawa Timur

badge-check

Krisnanews idNgawi – Kabupaten Ngawi kini menjadi salah satu magnet investasi paling menjanjikan di Jawa Timur. Tak lagi sekadar menjadi penopang sektor pertanian, daerah yang terletak di perbatasan Jatim-Jateng tersebut menunjukkan lompatan luar biasa dalam pertumbuhan investasi.

Bukan isapan jempol — jika sebelumnya nilai investasi Ngawi berkisar di angka Rp200–300 miliar per tahun, pada 2021 jumlah itu melonjak drastis menjadi Rp795 miliar. Bahkan hingga Triwulan I 2025, tren positif ini terus berlanjut. Ngawi pun sukses menembus jajaran 5 besar daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Timur.

Capaian tersebut menjadi sorotan dalam High Level Meeting (HLM) Investasi bertema “Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Menciptakan Lapangan Kerja”, yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (15/07/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Road to East Java Investment Forum (EJIF) 2025, yang diinisiasi oleh DPMPTSP Jawa Timur dan Bank Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Bupati Ony Anwar Harsono, ST., MH, Ngawi tampil sebagai bintang baru di panggung investasi Jawa Timur. Letaknya yang strategis — berada di jalur penghubung Jawa Timur dan Jawa Tengah, dilintasi Tol Trans Jawa dan rel kereta nasional — menjadikan Ngawi simpul logistik yang sangat potensial.

“Ngawi adalah daerah berbasis pertanian dengan potensi luar biasa dan infrastruktur transportasi yang lengkap. Kami siap menyambut para investor,” tutur Bupati Ony.

Tak hanya itu, lanjut Bupati Ngawi, kini sedang mengembangkan Kawasan Industri Terintegrasi yang ditopang oleh lebih dari 620 ribu tenaga kerja kompetitif, membuka pintu lebar bagi investor dari dalam maupun luar negeri agar bisa masuk ke sektor industri, manufaktur, dan agribisnis.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Ngawi menempati urutan kelima di Jawa Timur dalam hal luas lahan pertanian. Melalui program-program unggulan seperti Reforma Agraria dan Lumbung Pangan Berbasis Modern (PRLB), produktivitas pertanian terus meningkat — menciptakan fondasi kuat bagi ekonomi agropolitan.

Untuk memudahkan proses perizinan, Pemkab Ngawi telah mengimplementasikan sistem layanan digital seperti OSS, PBG, SIPPADU, serta Mal Pelayanan Publik (MPP) yang menyediakan 154 jenis layanan dari 40 instansi. Semuanya dirancang agar investor bisa langsung “gas pol” tanpa hambatan administrasi birokrasi.

“Kami tidak hanya memfasilitasi perizinan, tapi juga mengawal sampai tahap operasional. PERDA RT-RW sudah siap sebagai landasan hukum percepatan pembangunan,” ujar Bupati Ony.

Dengan kehadiran 17 perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang kini telah beroperasi di Ngawi, dampak positif mulai dirasakan. Lapangan kerja tumbuh, ekonomi daerah bergerak, dan daya saing lokal meningkat signifikan.
Bupati Ony pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun masa depan Ngawi yang lebih cerah.

“Mari kita bangun Kabupaten Ngawi menuju masyarakat yang mandiri, berakhlak, makmur, dan berdaya saing berbasis agropolitan. Ngawi siap melesat. Bukan hanya untuk tumbuh, tapi untuk menang!” pungkasnya optimistis. (Agus)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dokumen Perencanaan Proyek Strategis Daerah PJU Kabuh–Tapen Senilai 1,7 Miliar, Belum Kelar

19 Februari 2026 - 03:38 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras

18 Februari 2026 - 17:32 WIB

Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Resmi Dilantik

14 Februari 2026 - 15:25 WIB

Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Ketersediaan Bahan Pokok

13 Februari 2026 - 20:26 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkab Jombang Gelar Tradisi Grebeg Apem 2026

12 Februari 2026 - 16:34 WIB

Trending di Berita