Menu

Mode Gelap
Berhasil Tekan Jumlah Pengangguran, Kabupaten Jombang Diganjar Reward Rp.1 Miliar Pemerintah Pusat Fenomena Bisnis Kafe dan Restoran Marak, Komisi B DPRD Jombang Desak Bapenda Optimalkan PAD DPRD Jombang Apresiasi Capaian WTP Pemkab Jombang 13 Kali Berurutan Terobosan Baru, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pangkas Tarif Instalasi Baru Selama Juni 2026 RSUD Jombang Tegaskan Penanganan Pasien NH Sesuai Prosedur Medis, Bantah Dugaan Malpraktik Bupati Jombang Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Hari Raya Idul Adha 1447 H

Bupati Warsubi Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi Penyakit TBC di Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang. Ia menyebut, daerahnya sudah memiliki fondasi kuat melalui pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) dan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang berjalan aktif.

Pernyataan itu disampaikan Warsubi usai menghadiri Forum 8 Gubernur dan Bupati/Wali Kota yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta.

Forum strategis tersebut dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mendorong daerah mengaktifkan TP2TB sebagai langkah konkret mengatasi TBC.

“Jombang siap melaksanakan upaya eliminasi TBC. Dengan dukungan lintas sektor, TP2TB dan RAD di Jombang sudah berjalan,” kata Warsubi dalam keterangannya yang diterima pada Rabu (27/08/2025).

Pemkab Jombang, lanjutnya, terus memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas deteksi dini hingga tingkat desa, serta memastikan pasien TBC mendapat pengobatan tuntas.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat,” tambahnya.

Warsubi juga menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga tokoh agama untuk mengedukasi masyarakat.

“Pemerintah bisa membuat kebijakan, tetapi keberhasilan ditentukan partisipasi warga, keluarga, dan lingkungan. Bersama kita wujudkan Jombang sehat dan bebas TBC,” ujarnya.

Sebagai landasan, Jombang sudah memiliki Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2025 tentang RAD Penanggulangan HIV-AIDS, TBC, dan Malaria.

Selain itu, pemantauan pasien juga diperkuat melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Forum tersebut turut dihadiri Menko PMK, Menteri Kesehatan, Kepala Staf Kepresidenan, serta perwakilan dari delapan provinsi: Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara.

Kehadiran Bupati Warsubi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Jombang menjadi daerah terdepan dalam mencapai target eliminasi TBC nasional. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berhasil Tekan Jumlah Pengangguran, Kabupaten Jombang Diganjar Reward Rp.1 Miliar Pemerintah Pusat

5 Juni 2026 - 14:49 WIB

Fenomena Bisnis Kafe dan Restoran Marak, Komisi B DPRD Jombang Desak Bapenda Optimalkan PAD

4 Juni 2026 - 12:00 WIB

DPRD Jombang Apresiasi Capaian WTP Pemkab Jombang 13 Kali Berurutan

4 Juni 2026 - 08:20 WIB

Terobosan Baru, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pangkas Tarif Instalasi Baru Selama Juni 2026

2 Juni 2026 - 16:35 WIB

RSUD Jombang Tegaskan Penanganan Pasien NH Sesuai Prosedur Medis, Bantah Dugaan Malpraktik

1 Juni 2026 - 17:07 WIB

Trending di Berita