Menu

Mode Gelap
Penyerahan SK CPNS dan Pengambilan Sumpah 23 PNS Lingkup Pemkab Jombang Sekdakab Jombang Targetkan Insentif RT/RW Cair Sebelum 10 Maret 2026 Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Jombang, Strategi Kendalikan Inflasi Kolaborasi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Pemkab Jombang dan Kejari Teken Kesepahaman Kolaborasi Bupati Jombang dan Baznas Santuni Seribu Anak Yatim, Launching ‘Jombang Berinfaq’ Rekam Jejak Samsudi: Dari Staf Lapangan hingga Menakhodai Satpol PP Jombang

Bupati Jombang Audiensi dengan Menpan Bahas Capaian dan Program Strategis Pertanian Daerah

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang Warsubi melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada Selasa pagi, 24 Juni 2025, di Jakarta.

Dalam pertemuan penting tersebut, Bupati Warsubi ditemui Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Turut hadir mendampingi Bupati Warsubi, yakni Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Muchammad rony.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Warsubi melaporkan capaian dan program strategis pertanian di Kabupaten Jombang. Ia menyampaikan target luas tambah tanam (LTT) tahun ini mencapai 81.251 hektare. Data terkini, kabupaten Jombang telah berhasil merealisasikan 68 persen dari target tersebut atau setara 55.452 hektare lahan yang sudah ditanami.

“Alhamdulillah, capaian tanam kita sudah 68 persen dari target 81.251 hektare. Kami optimis, ke depan Insyaallah bisa dilaksanakan semuanya secara maksimal,” ujar Bupati Warsubi.

Selain itu, Bupati Warsubi juga menyebut bahwa pelaksanaan optimalisasi lahan (Oplah) sudah terealisasi di atas 3.311 hektare.

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan jangka panjang, Pemkab Jombang juga mendorong keterlibatan generasi muda. Program khusus untuk generasi milenial dan Gen Z kini tengah disiapkan, yang akan difokuskan di 16 titik kawasan pertanian strategis.

“Untuk anak-anak milenial dan Gen Z, kami punya program di bidang ketahanan. Saat ini ada 16 titik, masing-masing titik mencakup 150 hektare. Ini semua dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” jelas Bupati.

Saat ini, masih kata Bupati Warsubi, kabupaten Jombang juga tercatat sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama di propinsi Jawa Timur, dengan posisi ke-9 sebagai penghasil pangan terbesar di provinsi timur pulau Jawa tersebut. Bahkan, sekitar 60 persen atau setara 30 ribu ton gabah dari total produksi berhasil diserap oleh Bulog Sub Divre Surabaya Selatan yang membawahi wilayah Kabupaten Jombang dan Mojokerto.

“Alhamdulillah, Jombang saat ini merupakan lumbung pangan terbesar nomor sembilan di Jawa Timur. Penyerapan gabah kita oleh Bulog mencapai 60 persen atau sekitar 30 ribu ton, dan ini menjadikan Jombang sebagai kabupaten tertinggi dalam hal serapan gabah di Jawa Timur,” papar Warsubi.

Mantan Kades Mojokrapak ini berharap, ke depan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian bisa semakin kuat dan harmonis demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

“Harapan kami, kabupaten Jombang bisa terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk menyerap berbagai bantuan dan program strategis demi ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penyerahan SK CPNS dan Pengambilan Sumpah 23 PNS Lingkup Pemkab Jombang

10 Maret 2026 - 14:12 WIB

Sekdakab Jombang Targetkan Insentif RT/RW Cair Sebelum 10 Maret 2026

7 Maret 2026 - 17:46 WIB

Pasar Murah EPIK Mobile Hadir di Jombang, Strategi Kendalikan Inflasi

5 Maret 2026 - 20:12 WIB

Kolaborasi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Pemkab Jombang dan Kejari Teken Kesepahaman

3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Kolaborasi Bupati Jombang dan Baznas Santuni Seribu Anak Yatim, Launching ‘Jombang Berinfaq’

3 Maret 2026 - 18:30 WIB

Trending di Berita