Menu

Mode Gelap
Bupati Jombang Warsubi Resmikan Gedung Baru SRT 1, Sekaligus Buka MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Layanan Gigi RSUD Jombang Naik Kelas, Boyong 4 Dokter Spesialis dan Siap Layani Peserta Muktamar NU ke-35 Langkah Tegas Kades Plabuhan Benahi Birokrasi Raih Dukungan Penuh BPD dan Komisi A DPRD Jombang Kompak Wartawan Lintas Organisasi Se-Malang Raya Gelar Aksi Protes “Kami Bukan Londo Ireng” Raih Nilai 854,19 di 2026: Jombang Berpeluang Naik Kelas Jadi Kabupaten Layak Anak Predikat Utama Penertiban Lalu Lintas, Dishub Jombang Sasar Parkir Liar Hingga Angkutan Barang Nakal

KH Ahmad Wazir Ali Denanyar Jombang Berpulang, Warga Nahdliyyin Berduka

badge-check

Krisnanews.idJombang – Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. Suasana duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur. KH Ahmad Wazir Ali Pengasuh Asrama Sunan Ampel Putri telah berpulang ke Rahmatullah pada Rabu, 09 Juli 2025 (14 Muharram 1447 H).

Hingga berita ini diturunkan, ucapan duka dan belasungkawa tak henti-hentinya membanjiri laman sosial media seperti WhatsApp dan Instagram yang turut menyampaikan rasa duka dan mendoakan almarhum Kiai Wazir, sapaan akrabnya semasa hidup.

Sebelum Kyai Wazir berpulang, terlihat di instagram putri Kyai Wazir yakni Ning Nailud Durroh, pada Rabu pagi menuliskan sebuah harapan dan permintaan doa kesembuhan untuk Kiai Wazir.

“Mohon doa dan Al Fatihah. Kami memohon keikhlasan para santri, alumni, walisantri, dan sahabat semua untuk mengirimkan Al Fatihah dan mendoakan kesembuhan untuk Guru kita, Romo KH Ahmad Wazir Ali,” tulis Ning Nailud di akun Instagramnya.

Meninggalnya seorang alim ulama seperti Kyai Wazir merupakan sebuah musibah yang tak akan mungkin bisa tergantikan. Ibarat sebuah kebocoran yang tidak bisa ditutupi lagi. Tak hanya pihak keluarga besar Ponpes Denanyar yang berduka, namun warga Nahdliyyin juga turut mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam untuk Almarhum.

Selama ini, selain dikenal sebagai Kiai yang visioner, Kiai Wazir juga Kiai yang cukup rajin menjadi penulis buku. Di antara buku karyanya adalah “Catatan Perjalanan Ziarah Ulama Auliya Mesir” dan “Secercah Cahaya Qur’ani”. Termasuk diantara karya Kyai Wazir yang di kalangan santri kadang disapa Ayah Wazir tersebut, yakni menulis buku dalam bahasa Arab dan belum diedarkan secara luas yakni dengan judul “Amaliyyatu at-Tahlil wa Hujjiyyatuha”.

Kyai Wazir juga pernah menjadi konsultan ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja (PPIH Daker) Makkah.KH. Wazir Ali juga memiliki pengalaman dalam bidang Haji. Rinciannya, yakni pernah menjadi TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia) sejak tahun 2010, Konsultan Ibadah Haji Daker Madinah pada tahun 2018, dan Konsultan Ibadah Haji Daker Makkah pada tahun 2019.

Informasi yang berhasil dihimpun, KH Wazir Ali telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan dan keagamaan. Kyai Wazir lahir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan menempuh pendidikan dasar di SD dan Madrasah Diniyyah di Jepara.

Selanjutnya, KH. Wazir Ali melanjutkan pendidikannya di Perguruan Islam Matholi’ul Falah, Kajen, Pati, di bawah asuhan almukarrom KH. MA Sahal Mahfudz, Rais Aam PBNU pada masanya dan Ketua Umum MUI Pusat. Setelah itu, Kyai Wazir menikah dengan salah seorang cucu KH. Bisri Syansuri yaitu Bu Nyai Hj. Halimah Ahmad, dan menjadi pengasuh di Asrama Sunan Ampel Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang. Di pesantren ini, Kyai Wazir menjadi pengajar di MAKN Denanyar, MAPK Denanyar, MA Muallimin Muallimat Denanyar, dan menjadi dosen MK Fikih Manhaji di kampus khas pesantren, Ma’had Aly Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang Jatim.

Kiai Wazir dikenal publik sebagai salah satu Kiai Jombang yang dermawan. Selain sebagai pengajar dan pengasuh pondok pesantren, KH. Wazir Ali juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan sebagai pengurus PCNU Jombang dan MUI Jombang. Kyai Wazir sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Katib Syuriah PCNU Jombang dan Wakil Rais Syuriah PCNU Jombang selama beberapa periode.

Perlu diketahui, KH Ahmad Wazir Ali dinyatakan wafat sekitar pukul 11.20 WIB pada usia 64 tahun di RS Moewardi Solo. Sugeng tindak Kyai. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Jombang Warsubi Resmikan Gedung Baru SRT 1, Sekaligus Buka MPLS Tahun Ajaran Baru 2026/2027

30 Juli 2026 - 17:51 WIB

Layanan Gigi RSUD Jombang Naik Kelas, Boyong 4 Dokter Spesialis dan Siap Layani Peserta Muktamar NU ke-35

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Langkah Tegas Kades Plabuhan Benahi Birokrasi Raih Dukungan Penuh BPD dan Komisi A DPRD Jombang

27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kompak Wartawan Lintas Organisasi Se-Malang Raya Gelar Aksi Protes “Kami Bukan Londo Ireng”

27 Juli 2026 - 19:15 WIB

Raih Nilai 854,19 di 2026: Jombang Berpeluang Naik Kelas Jadi Kabupaten Layak Anak Predikat Utama

23 Juli 2026 - 21:48 WIB

Trending di Berita