Menu

Mode Gelap
Safari Jurnalistik PWI Jombang Blusukan ke Sekolah dan Kampus, Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos Dishub Jombang Ajukan Penambahan Palang Pintu Perlintasan KA di Desa Nglele Sumobito Keren!! Empat Tahun Beruntun, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pertahankan Predikat Bintang 5 di TOP BUMD Awards RDP DPRD dan Disdikbud Jombang Kompak Pastikan Pengadaan Chromebook Rp.4,8 M Sesuai Prosedur dan Tanpa Fee Menko Pangan Zulhas dan Bupati Warsubi Tinjau Program MBG di Jombang Bupati Jombang Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Harmonisasi Perkuat Sinergi Pembangunan

Bupati Jombang Audiensi dengan Menpan Bahas Capaian dan Program Strategis Pertanian Daerah

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang Warsubi melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada Selasa pagi, 24 Juni 2025, di Jakarta.

Dalam pertemuan penting tersebut, Bupati Warsubi ditemui Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Turut hadir mendampingi Bupati Warsubi, yakni Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Muchammad rony.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Warsubi melaporkan capaian dan program strategis pertanian di Kabupaten Jombang. Ia menyampaikan target luas tambah tanam (LTT) tahun ini mencapai 81.251 hektare. Data terkini, kabupaten Jombang telah berhasil merealisasikan 68 persen dari target tersebut atau setara 55.452 hektare lahan yang sudah ditanami.

“Alhamdulillah, capaian tanam kita sudah 68 persen dari target 81.251 hektare. Kami optimis, ke depan Insyaallah bisa dilaksanakan semuanya secara maksimal,” ujar Bupati Warsubi.

Selain itu, Bupati Warsubi juga menyebut bahwa pelaksanaan optimalisasi lahan (Oplah) sudah terealisasi di atas 3.311 hektare.

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan jangka panjang, Pemkab Jombang juga mendorong keterlibatan generasi muda. Program khusus untuk generasi milenial dan Gen Z kini tengah disiapkan, yang akan difokuskan di 16 titik kawasan pertanian strategis.

“Untuk anak-anak milenial dan Gen Z, kami punya program di bidang ketahanan. Saat ini ada 16 titik, masing-masing titik mencakup 150 hektare. Ini semua dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” jelas Bupati.

Saat ini, masih kata Bupati Warsubi, kabupaten Jombang juga tercatat sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama di propinsi Jawa Timur, dengan posisi ke-9 sebagai penghasil pangan terbesar di provinsi timur pulau Jawa tersebut. Bahkan, sekitar 60 persen atau setara 30 ribu ton gabah dari total produksi berhasil diserap oleh Bulog Sub Divre Surabaya Selatan yang membawahi wilayah Kabupaten Jombang dan Mojokerto.

“Alhamdulillah, Jombang saat ini merupakan lumbung pangan terbesar nomor sembilan di Jawa Timur. Penyerapan gabah kita oleh Bulog mencapai 60 persen atau sekitar 30 ribu ton, dan ini menjadikan Jombang sebagai kabupaten tertinggi dalam hal serapan gabah di Jawa Timur,” papar Warsubi.

Mantan Kades Mojokrapak ini berharap, ke depan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian bisa semakin kuat dan harmonis demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

“Harapan kami, kabupaten Jombang bisa terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk menyerap berbagai bantuan dan program strategis demi ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Safari Jurnalistik PWI Jombang Blusukan ke Sekolah dan Kampus, Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos

16 April 2026 - 08:37 WIB

Dishub Jombang Ajukan Penambahan Palang Pintu Perlintasan KA di Desa Nglele Sumobito

16 April 2026 - 08:18 WIB

Keren!! Empat Tahun Beruntun, Perumdam Tirta Kencana Jombang Pertahankan Predikat Bintang 5 di TOP BUMD Awards

14 April 2026 - 16:09 WIB

RDP DPRD dan Disdikbud Jombang Kompak Pastikan Pengadaan Chromebook Rp.4,8 M Sesuai Prosedur dan Tanpa Fee

11 April 2026 - 09:52 WIB

Menko Pangan Zulhas dan Bupati Warsubi Tinjau Program MBG di Jombang

11 April 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita