Menu

Mode Gelap
Komisi D DPRD Jombang Dorong Pemkab Segera Miliki Aplikasi DTSEN Akibat Data Bansos Masih Amburadul Bupati Jombang Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Tuntas Akhir Juni 2026 DPRD dan Pemkab Jombang Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi tentang Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Terobosan Baru di CFD, DPMPTSP Jombang Beri Layanan NIB Gratis Langsung Jadi Hidupkan Kembali Angdes, Dishub Jombang Siapkan Program Angkutan Sekolah Gratis pada 2027 Serap Aspirasi hingga Turun Lapangan, Dishub Jombang Evaluasi Total Layanan Angkutan Umum

Dinas Pertanian Jombang Prediksi 21 Ribu Hektar Padi Panen Raya Pada Maret 2025

badge-check

Krisnanews.idJombang – Tercatat sedikitnya sebanyak 21 ribu hektar atau sekitar 60 persen dari 35 ribu hektar tanaman Padi di Kabupaten Jombang, diperkirakan akan mengalami masa panen raya pada bulan Maret 2025 ini. Sementara itu, jika dihitung mulai Januari hingga April 2025, maka terdapat seluas sekitar 35 ribu hektar tanaman Padi yang siap panen di Kabupaten Jombang.

Data tersebut merupakan angka yang didapatkan dari Dinas Pertanian (Dusperta) Kabupaten Jombang. Selanjutnya, berdasarkan informasi dari Disoerta Jombang, kondisi tanaman Padi teraebut rata-rata cukup baik. Meskipun ada sejumlah titik yang terserang penyakit Kresek.

“Saya dapat laporan dari beberapa tempat dan juga kita lihat, pertumbuhan tanaman cukup baik,” ungap Kadis Perta Kabupaten Jombang, Moch Rony.

Dari data yang dimilikinya, M Rony menyatakan, panen tersebut diprediksi masih terhitung akan maksimal. Meskipun di beberapa titik ditemukan ada serangan hama.

“Ada beberapa titik spot kemarin ada sedikit gangguan hama Kresek tapi sudah sukses dikendalikan bersama petani dan stimulan dari kita. Secara umum pertumbuhan cukup baik,” tandas M Rony.

M Rony juga menyampaikan, pihaknya melakukan pengawalan dari sisi budidaya hingga masa panen Padi.

Sehingga upaya-upaya seperti pengendalian hama, kemudian pemilihan bibit dan sebagainya ini kami pastikan cukup baik,” ungkap dia.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin mengatakan, pihaknya akan siap menyambut panen raya padi tersebut. Husin juga menyebut akan siap menerima berapa pun padi hasil panen petani.

“”Ketika kami sudah mendapatkan datanya (data panen), dan itu bisa dibeli oleh Bulog, kita langsung lakukan pembelian gabahnya,” uraimya.

Saat ini, pihak Disperta juga tengah melakukan pemetaan (mapping) dan pembelian gabah petani dengan ketentuan seperti Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah tahun 2025. Rinciannya yakni, Gabah Kering Sawah (GKS) Rp. 6.500 per Kilogram.

“Gabah Kering Sawah (GKS) yang sudah dipanen, sudah bersih, sudah dikemas dalam karung dan siap angkut,” Beber Muhammad Husin.

Pemetaan dan pembelian ini kata Husin, akan terus dilakukan hingga akhir April 2025.

“Sampai akhir April (2025), itu target sementara ya di semter inj,” pungkasnya. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jombang Dorong Pemkab Segera Miliki Aplikasi DTSEN Akibat Data Bansos Masih Amburadul

20 Mei 2026 - 12:11 WIB

Bupati Jombang Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Tuntas Akhir Juni 2026

19 Mei 2026 - 20:41 WIB

DPRD dan Pemkab Jombang Gelar Paripurna Penyampaian PU Fraksi tentang Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

18 Mei 2026 - 20:43 WIB

Terobosan Baru di CFD, DPMPTSP Jombang Beri Layanan NIB Gratis Langsung Jadi

18 Mei 2026 - 09:17 WIB

Hidupkan Kembali Angdes, Dishub Jombang Siapkan Program Angkutan Sekolah Gratis pada 2027

17 Mei 2026 - 12:43 WIB

Trending di Berita