Menu

Mode Gelap
Raih Nilai 854,19 di 2026: Jombang Berpeluang Naik Kelas Jadi Kabupaten Layak Anak Predikat Utama Penertiban Lalu Lintas, Dishub Jombang Sasar Parkir Liar Hingga Angkutan Barang Nakal Tekan Kenakalan Remaja di Jombang, DPPKB PPPA Siapkan Duta GenRe Jadi Panutan DPRD Jombang Komitmen Berantas Miras OPD Tak Becus Wajib Dievaluasi Mantab..Dinas Perhubungan Jombang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Berpredikat “Berkualitas” Sambut Murid Baru, SMPN 1 Plandaan Jombang Gelar MPLS Ramah untuk Bentuk Karakter ‘Anak Indonesia Hebat’

Berita

Bekali Wartawan Integritas dan Kepercayaan Publik, PWI Jombang Gelar OKK ke-26

badge-check


					Screenshot Perbesar

Screenshot

Krisnanews.idJombang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan ke-26 /, berlokasi di Hotel Green Red Syariah Jombang, Sabtu-Minggu (11-12/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi pintu masuk bagi para wartawan untuk memahami dunia jurnalistik secara profesional, sekaligus mengenal organisasi PWI secara lebih mendalam.

Tercatat sebanyak 41 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kegiatan OKK tersebut. Rinciannya, Mereka berasal dari Kabupaten Jombang sebanyak 25 peserta, Banyuwangi 6 peserta, Kediri 3 peserta, Nganjuk 3 peserta, Surabaya 2 peserta, serta masing-masing satu peserta dari kota Mojokerto dan Blitar.

Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menjelaskan, bahwa OKK merupakan tahapan awal yang wajib diikuti setiap calon anggota PWI. Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai organisasi, kode etik jurnalistik, serta regulasi yang mengatur profesi wartawan.

Masih menurut Mufid, wartawan tidak hanya dituntut mampu untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, tetapi juga wajib memahami aturan dan tanggung jawab profesi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD PRT) PWI.

“OKK merupakan gerbang awal bagi wartawan untuk mengenal lebih dekat organisasi PWI dan memahami bagaimana menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, beretika, serta sesuai dengan Undang-Undang Pers dan aturan organisasi,” ujar Mufid dalam sambutannya.

Mufid menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan harus mampu menjaga independensi, akurasi, dan kredibilitas pemberitaan. Karena itu, OKK menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas, sekaligus integritas insan pers.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyoroti tantangan dunia kewaryawanan yang semakin kompleks di era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurut pria yang akrab disapa Bang item di kalangan insan media tersebut, perkembangan bahwa teknologi memberikan banyak kemudahan dalam proses produksi informasi. Namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman terhadap kualitas dan kepercayaan publik.

“Di era AI saat ini, tantangan terbesar pers adalah menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Teknologi bisa membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak bisa menggantikan nilai-nilai dasar profesi seperti verifikasi, independensi, dan tanggung jawab terhadap kebenaran informasi,” ungkapnya.

Lutfil menandaskan, seorang wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang menjadi fondasi profesi. Ia berharap para peserta OKK dapat menjadi insan pers yang profesional, kritis, dan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang, Endro Wahyudi, yang hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan OKK PWI Jombang kali ini.

Menurut mantan Camat Ngoro ini, keberadaan pers yang profesional memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang.

“Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan OKK ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan. Pers yang kuat dan kredibel merupakan mitra penting pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” paparnya.

Endro berharap kegiatan OKK tersebut mampu melahirkan wartawan-wartawan yang tidak hanya memahami teknik jurnalistik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga etika profesi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat kota santri.

“Semoga dari OKK ini, lahir insan pers yang semakin profesional, kompeten, dan mampu menjaga marwah jurnalisme di tengah perubahan zaman yang semakin cepat,” pungkasnya ramah. (Kr)

Loading

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Raih Nilai 854,19 di 2026: Jombang Berpeluang Naik Kelas Jadi Kabupaten Layak Anak Predikat Utama

23 Juli 2026 - 21:48 WIB

Penertiban Lalu Lintas, Dishub Jombang Sasar Parkir Liar Hingga Angkutan Barang Nakal

23 Juli 2026 - 11:35 WIB

Tekan Kenakalan Remaja di Jombang, DPPKB PPPA Siapkan Duta GenRe Jadi Panutan

23 Juli 2026 - 10:56 WIB

DPRD Jombang Komitmen Berantas Miras OPD Tak Becus Wajib Dievaluasi

21 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mantab..Dinas Perhubungan Jombang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Berpredikat “Berkualitas”

17 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di Berita