Krisnanews.id – Jombang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang akhirnya secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran baru 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang, di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kamis pagi (30/7/2026). Kegiatan peresmian tersebut dikemas dalam acara Open House yang diikuti oleh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan sejumlah jajaran terkait di lingkup Pemkab Jombang.
Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Ketua DPRD Kabupaten Jombang Hadi Atmaji, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang Dyah Ambarwati, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo, utusan khusus dari Kantor Staf Kepresidenan RI, PIC dari Kemensos, Dinsos Jatim, jajaran perangkat daerah lingkup Pemkab Jombang serta unsur terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang memasuki tahun ajaran baru. Pelaksanaan MPLS ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para peserta didik dalam menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang.
Menurut Bupati Warsubi, Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Sekolah ini dihadirkan agar setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi dan kondisi sosial, mendapatkan hak yang sama untuk belajar, berkembang, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Alhamdulillah dan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan lebih semangat, rajin, dan giat untuk meraih prestasi. Jangan ragu terhadap kemampuan diri sendiri karena setiap anak memiliki potensi untuk berhasil, selama mau berusaha, tekun belajar, dan tidak mudah menyerah,” pesan Bupati Jombang kepada para peserta didik SRT 1 Jombang.
Para peserta didik juga diingatkan bahwa mereka adalah para generasi penerus yang kelak melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. Oleh karena itu, pesan Bupati, sejak dini mereka perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, kejujuran, karakter yang baik, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Melalui rangkaian MPLS, peserta didik diharapkan dapat mengenal lingkungan dan budaya sekolah, memahami proses pembelajaran, membangun persahabatan, serta menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bagian dari keluarga besar Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang.
Pemkab Jombang turut menyampaikan apresiasi kepada para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Mereka diharapkan terus mendampingi dan membimbing peserta didik dengan penuh kesabaran, kasih sayang, serta keteladanan. Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif juga harus terus diwujudkan agar setiap peserta didik mampu mengembangkan potensi terbaiknya.

Perlu diketahui, SRT 1 Kabupaten Jombang berdiri di atas lahan aset milik Pemkab Jombang seluas 6,3 hektare. Jumlah peserta didik di sekolah ini mencapai 370 anak. Rinciannya terdiri dari peserta didik baru (90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA) serta 100 siswa lama.
Berdirinya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang merupakan bentuk komitmen Pemkab Jombang dalam mendukung program prioritas nasional.
“Alhamdulillah Jombang mendapatkan kesempatan yang pertama mendirikan Sekolah Rakyat. Hari ini dapat kita saksikan bangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jombang dengan gedung yang luar biasa, tata letak luar biasa, dan seluruh pendidik yang luar biasa. Ini adalah keberkahan bagi Kabupaten Jombang,” urai Bupati Warsubi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang, Andik Minarto menyampaikan, bahwa Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Jombang telah diselenggarakan sejak 14 Juli 2025 lalu dan bertempat sementara di SKB Mojoagung. Pihaknya mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Jombang dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Sehingga pada 30 Juli 2026 Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Jombang dapat berdiri dan memulai MPLS di Desa Tunggorono, kecamatan Jombang kota.
Adapun MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang dimeriahkan dengan beragam penampilan peserta didik, di antaranya Pasukan Baris-Berbaris (PBB), storytelling dalam bahasa Inggris, nyanyian, serta pertunjukan kungfu dan pantomim.
Sebelumnya, saat kedatangan Bupati Warsubi dan rombongan di lokasi disambut hangat dengan suara yel-yel para anggota Pramuka. Saat memasuki aula, Bupati Warsubi menerima buket bunga dari peserta didik dan diiringi Tari Remo “Cucuk Lampah”. Kegiatan kemudian ditandai dengan pembukaan secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang.
Pada penghujung kegiatan, Bupati Warsubi bersama jajaran meninjau sejumlah fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang. Yakni meliputi ruang kelas, laboratorium, ruang guru, dan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Bupati dan rombongan juga melihat berbagai karya seni hasil kreativitas siswa-siswi Sekolah Rakyat. (Kr)
![]()











