Krisnanews.id – Jombang – Terminal angkutan barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, hingga saat ini belum mengadakan kegiatan operasional. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang secara bertahap memenuhi sarana prasarana (sarpras) terminal. Terbaru, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) telah rampung.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Perparkiran Dishub Jombang, Bambang Tedjoatmoko mengatakan, hingga saat ini kondisi terminal belum bisa difungsikan. Sementara ini, Dishub Jombang masih fokus melengkapi sarana prasarana. Rinciannya berupa rambu lalu-lintas, penerangan jalan umum (PJU), CCTV, pos jaga, toilet, parkir motor, mushala, ruang istirahat sopir, lampu sorot, hingga jembatan dan U-ditch. Data terkini untuk pemasangan PJU di kawasan terminal sudah rampung.

”Untuk PJU sebanyak lima titik sudah tuntas dikerjakan dan terpasang,” ujarnya.
Namun demikian, lanjut Bambang, untuk sejumlah fasilitas lain masih dalam tahap persiapan. Rencananya untuk waktu dekat, Dishub Jombang akan segera membangun dua bilik toilet sebagai penunjang operasional terminal.
”Bulan April ini rencana dua bilik juga akan dikerjakan,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi terminal untuk memastikan dan melakukan pengecekan terkait kesiapan pembangunan lanjutan.
”Kami sudah cek ke lokasi untuk persiapan pengerjaan berikutnya, yakni pembangunan bilik toilet,” paparnya.
Perlu diektahui, sebelumnya Kepala Dishub Jombang Sugianto mengungkapkan, bahwa terminal belum bisa difungsikan karena sarana prasarana (sarpras) belum lengkap. Beberapa fasilitas yang masih dibutuhkan diantaranya, PJU, rambu lalu-lintas, CCTV, pos jaga, parkir motor, mushala, ruang istirahat sopir, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
”Terminal ini belum bisa difungsikan saat ini, karena sarprasnya belum tersedia. Kita lakukan bertahap agar bisa segera dibuka,” jelas mantan Kabag Prokopim Setdakab Jombang ini.

Sugianto menambahkan, untuk tahun Ini, Dishub Jombang telah memulai pemenuhan fasilitas dasar dengan pemasangan PJU, rambu, dan lampu peringatan dengan anggaran sekitar Rp 70 juta. Kebutuha penerangan jalan di sekitar lokasi terminal menjadi salah satu faktor penting untuk dituntaskan dalam waktu dekat. Tujuannya agar terminal bisa segera dioperasionalkan.
”Kalau tidak dipasang penerangan sama sekali, kan terminal tidak bisa jalan dan beresiko tinggi yang bisa memicu insiden apapun,” pungkasnya. (Kr)
![]()











