Menu

Mode Gelap
Pemkab Jombang Dorong Kontribusi Pengusaha Perempuan IWAPI Perkuat Ekonomi Lokal Mantab, Bank Jombang Borong Penghargaan Bergengsi Nasional GRC dan Infobank 2026 Bahas Dokumen AMDAL Bersama Warga dan Pemangku Kepentingan, RSUD Jombang Mantapkan Rencana Vertikalisasi Gedung Program BESUTAN Dispekdukcapil Jombang Pastikan Warga Disabilitas dan ODGJ Miliki Identitas Diri yang Sah Mubes KJJT Indonesia di Surabaya, Noor Arief Prasetyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Move to Change: Cara SMPN 1 Mojoagung Jombang Wadahi Potensi Siswa Lewat Prestasi Akademik dan Non Akademik

Bupati Warsubi Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi Penyakit TBC di Jombang

badge-check

Krisnanews.idJombang – Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Jombang. Ia menyebut, daerahnya sudah memiliki fondasi kuat melalui pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) dan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang berjalan aktif.

Pernyataan itu disampaikan Warsubi usai menghadiri Forum 8 Gubernur dan Bupati/Wali Kota yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta.

Forum strategis tersebut dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mendorong daerah mengaktifkan TP2TB sebagai langkah konkret mengatasi TBC.

“Jombang siap melaksanakan upaya eliminasi TBC. Dengan dukungan lintas sektor, TP2TB dan RAD di Jombang sudah berjalan,” kata Warsubi dalam keterangannya yang diterima pada Rabu (27/08/2025).

Pemkab Jombang, lanjutnya, terus memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas deteksi dini hingga tingkat desa, serta memastikan pasien TBC mendapat pengobatan tuntas.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat,” tambahnya.

Warsubi juga menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga tokoh agama untuk mengedukasi masyarakat.

“Pemerintah bisa membuat kebijakan, tetapi keberhasilan ditentukan partisipasi warga, keluarga, dan lingkungan. Bersama kita wujudkan Jombang sehat dan bebas TBC,” ujarnya.

Sebagai landasan, Jombang sudah memiliki Peraturan Bupati Nomor 57 Tahun 2025 tentang RAD Penanggulangan HIV-AIDS, TBC, dan Malaria.

Selain itu, pemantauan pasien juga diperkuat melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Forum tersebut turut dihadiri Menko PMK, Menteri Kesehatan, Kepala Staf Kepresidenan, serta perwakilan dari delapan provinsi: Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara.

Kehadiran Bupati Warsubi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Jombang menjadi daerah terdepan dalam mencapai target eliminasi TBC nasional. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Jombang Dorong Kontribusi Pengusaha Perempuan IWAPI Perkuat Ekonomi Lokal

16 September 2026 - 18:06 WIB

Mantab, Bank Jombang Borong Penghargaan Bergengsi Nasional GRC dan Infobank 2026

11 September 2026 - 12:36 WIB

Bahas Dokumen AMDAL Bersama Warga dan Pemangku Kepentingan, RSUD Jombang Mantapkan Rencana Vertikalisasi Gedung

10 September 2026 - 17:19 WIB

Program BESUTAN Dispekdukcapil Jombang Pastikan Warga Disabilitas dan ODGJ Miliki Identitas Diri yang Sah

10 September 2026 - 11:00 WIB

Mubes KJJT Indonesia di Surabaya, Noor Arief Prasetyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum

9 September 2026 - 08:43 WIB

Trending di Berita