Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Jombang Dorong Kontribusi Pengusaha Perempuan IWAPI Perkuat Ekonomi Lokal Mantab, Bank Jombang Borong Penghargaan Bergengsi Nasional GRC dan Infobank 2026 Bahas Dokumen AMDAL Bersama Warga dan Pemangku Kepentingan, RSUD Jombang Mantapkan Rencana Vertikalisasi Gedung Program BESUTAN Dispekdukcapil Jombang Pastikan Warga Disabilitas dan ODGJ Miliki Identitas Diri yang Sah Mubes KJJT Indonesia di Surabaya, Noor Arief Prasetyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Move to Change: Cara SMPN 1 Mojoagung Jombang Wadahi Potensi Siswa Lewat Prestasi Akademik dan Non Akademik

Pemkab Jombang Lewat Program DBHCHT 2024 Bantu Poktan Desa Pengampon Kabuh Berupa Pompa Air Diesel

badge-check

Krisnanews.id – Jombang – Pemkab Jombang terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di desa-desa. Salah satunya, yakni merealisasikan bantuan berupa satu unit pompa air diesel berukuran 4 inch dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2024. Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) Kambingan di Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh.

Kepada sejumlah awak media, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemkab Jombang terhadap kesejahteraan para petani. Khususnya untuk para petani tembakau.

“Pompa air ini diharapkan dapat membantu para petani tembakau untuk meningkatkan indeks pertanaman mereka. Terutama pada lahan yang sulit mendapatkan suplai air, seperti sawah tadah hujan atau area pertanian yang menghadapi tantangan kesulitan air saat musim kemarau,” ungkap Teguh Narutomo.

Teguh berharap, dengan adanya pemberian bantuan pompa air diesel ini dapat mendukung peningkatan produktifitas pertanian di Kabupaten Jombang. Terutama bagi para petani di wilayah utara Sungai Brantas.

Dengan suplai air yang lebih terjamin, kata Teguh, maka para petani dapat mengelola lahan mereka dengan lebih efisien. Sekaligus untuk menekan biaya produksi pertanian.

“Supaya para petani di utara Brantas tidak kesulitan air untuk produksi pertaniannya. Terutama dengam adanya pompa air ini bisa menekan biaya produksi. Karena rata-rata para petani menyewa pompa air secara patungan untuk mengaliri lahan pertaniannya yang minim suplai air,” pungkas Teguh Narutomo.

Terpisah saat dikonfirmasi, Ketua Poktan Kambingan, Suwoto mengungkapkan, rasa syukurnya atas bantuan pompa dari program DBHCHT 2024 tersebut.

Menurutnya, pompa air ini akan sangat membantu aktifitas pertanian. Baik dalam distribusi sarana produksi seperti pupuk dan bibit, maupun saat proses panen.

“Bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi kami. Sekarang kami tidak perlu lagi menyewa pompa air, sehingga biaya produksi dapat ditekan semaksimal mungkin. Dengan pasokan air yang lebih lancar, kami optimistis hasil panen yang akan datang, semakin meningkat,” ungkapnya sumringah. (Kr)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Jombang Dorong Kontribusi Pengusaha Perempuan IWAPI Perkuat Ekonomi Lokal

16 September 2026 - 18:06 WIB

Mantab, Bank Jombang Borong Penghargaan Bergengsi Nasional GRC dan Infobank 2026

11 September 2026 - 12:36 WIB

Bahas Dokumen AMDAL Bersama Warga dan Pemangku Kepentingan, RSUD Jombang Mantapkan Rencana Vertikalisasi Gedung

10 September 2026 - 17:19 WIB

Program BESUTAN Dispekdukcapil Jombang Pastikan Warga Disabilitas dan ODGJ Miliki Identitas Diri yang Sah

10 September 2026 - 11:00 WIB

Mubes KJJT Indonesia di Surabaya, Noor Arief Prasetyo Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum

9 September 2026 - 08:43 WIB

Trending di Berita