Krisnanews.id – Jombang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar kegiatan bertajuk “Jombang Bersholawat” bersama Gus H. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) dan Hadroh Pusat Sabilu Taubah (ST) di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Selasa malam (13/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jombang H. Warsubi, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, para kiai dan alim ulama, sejumlah pengasuh ponpes, tokoh agama dan masyarakat, serta jamaah dari Kabupaten Jombang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gus Iqdam beserta Hadroh Pusat Sabilu Taubah (ST) yang telah hadir dan membersamai masyarakat Jombang dalam momentum peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116.

“Atas nama pribadi, Pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Jombang, kulo ngaturaken sugeng rawuh kagem Gus Iqdam. Maturnuwun sanget sampun kerso rawuh dan membersamai masyarakat Jombang dalam rangkaian Jombang Fest 2026,” ucap Bupati Jombang, Warsubi.
Warsubi juga berharap kegiatan Jombang Bersholawat dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta menambah ilmu yang bermanfaat melalui tausiyah yang disampaikan Gus Iqdam.
Orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir untuk bersholawat, menimba ilmu, dan bermunajat kepada Allah SWT. Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mensyukuri rahmat dan nikmat yang telah dilimpahkan Allah SWT kepada Kabupaten Jombang.

Lebih lanjut, Warsubi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam mengisi pembangunan daerah. Dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan peran masing-masing.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan dan berkolaborasi dalam membangun daerah yang kita cintai ini. Pemerintah daerah senantiasa membutuhkan dukungan dan kebersamaan masyarakat agar visi ‘Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua’ dapat kita capai bersama-sama,” tandasnya.

Di sisi lain, Warsubi berharap Kabupaten Jombang senantiasa mendapat limpahan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT, dijauhkan dari marabahaya dan bencana, serta masyarakatnya dapat hidup rukun berdampingan, aman, nyaman dan tenteram.
Sementara itu, Gus Iqdam turut menyoroti keberadaan pondok pesantren sebagai salah satu nikmat dan kebanggaan bagi Kabupaten Jombang. Menurutnya, Jombang memiliki ratusan pesantren besar dan kecil yang telah dikenal luas dan berkontribusi dalam pendidikan serta pengembangan kehidupan beragama dan keagamaan masyarakat.

“Bahwasanya nikmat Jombang adalah termasuk hadirnya pesantren-pesantren yang luar biasa dan tak heran disebut sebagai Kota Santri. Pesantren-pesantren besar yang masyhur di antaranya seperti Darul Ulum, Tambakberas, Tebuireng, dan Denanyar. Masyaallah, luar biasa. Bahkan, Muktamar di Jombang telah dilaksanakan dua kali ya. Pertama tahun 2015 di alun-alun Jombang sini dan terbaru bulan Agustus kemarin di ponpes Bahrul Ulum Tambakberas,” papar Gus Iqdam.
Selain itu, Gus Iqdam juga menyampaikan doa bagi Bupati Jombang Warsubi beserta jajarannya agar senantiasa diberikan umur panjang dan kemudahan dalam menjalankan amanah serta mewujudkan niat baik untuk masyarakat.
“Semoga Bupati Jombang Abah Warsubi panjang umur, serta apa yang menjadi niat baik beliau diijabah Allah SWT,” tutur Gus Iqdam.

Perlu diketahui, melalui kegiatan Jombang Bersholawat tersebut, Pemkab Jombang berharap semangat religiusitas, kecintaan kepada Rasulullah Muahammad SAW, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat Jombang semakin kuat dan kompak. Momentum Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116 ini bisa menjadi pengingat pentingnya menjaga tradisi keagamaan dan melanjutkan kontribusi Jombang sebagai salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan pondok pesantren di Indonesia. (Kr)
![]()











